loading

UU ITE untuk Menangkal Hoax di InternetPosted by On September 10, 2019

UU ITE untuk Menangkal Hoax di Internet

pixabay.com


UU ITE adalah Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik yang dibuat untuk memberikan rasa aman dan kepastian bagi semua pengguna serta penyelenggara IT. Undang-undang ini belakangan berhasil menjerat banyak pengguna internet karena penyebaran berita bohong hingga pencemaran nama baik.

Salah satu kasus yang paling populer adalah yang menimpa Jonru atau Jon Riah Ukur Ginting karena dugaan ujaran kebencian yang dilontarkannya di internet. Dia dijerat UU ITE pasal 28 ayat 2 karena unggahannya di media sosial.

Selain ujaran kebencian, ada beberapa hal yang berusaha ditangkal oleh UU ITE ini. Siapa saja yang bisa terkena jeratan undang-undang tersebut?

  1. Siapa pun  yang dengan sengaja membagikan atau membuat konten yang melanggar kesusilaan melalui media elektronik, bisa diancam pidana paling lama 6 tahun dan atau dikenakan denda maksimal Rp1 miliar.
  2. Siapa saja yang sengaja mengancam, mencemarkan nama baik, hingga memeras orang lain melalui media elektronik bisa diancam hukuman penjara maksimal 4 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar.
  3. Seseorang yang bukan penyidik atau aparat penegak hukum dilarang melakukan aksi penyadapan. Mendengar, merekam, menghilangkan hingga mengubah dokumen elektronik baik dengan jaringan kabel atau nirkabel juga bisa dituntut pidana.
  4. Sengaja dan tanpa hak melakukan penyebaran konten yang bermuatan judi melalui media elektronik dapat membuat seseorang dipidana penjara paling lama 6 tahun dan atau denda maksimal Rp1 miliar.
  5. Membagikan konten atau informasi elektronik yang bisa membuat orang lain merasa terhina atau tercemar nama baiknya bisa diancam hukuman kurungan maksimal 4 tahun dan atau denda maksimal Rp750 juta.
  6. Membuat dan menyebarkan konten yang mengandung kebohongan menyesatkan yang dapat merugikan orang lain bisa membuat pelakunya dihukum kurungan paling lama 6 tahun dan atau denda maksimal sebesar Rp1 miliar.
  7. Seseorang yang dengan sengaja menyebarkan konten yang dimaksudkan untuk menimbulkan rasa kebencian dan permusuhan di antara individu maupun kelompok tertentu juga bisa dijerat dengan pasal yang sama. Hukumannya adalah pidana penjara dengan lama kurungan maksimal 6 tahun dan atau denda paling banyak Rp1 miliar.

Ujaran kebencian dan hoax memang masih jadi musuh yang harus kita perangi dengan sungguh-sungguh, salah satunya dengan UU ITE yang berlaku. Langkah paling mudah menangkalnya adalah tidak sembarangan membagikan informasi serta mengecek kembali semua informasi yang didapat sebelum memercayainya mentah-mentah.

ReviewTechnologyTutorial

hoaxinternetiteteknologiundang-undanguu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *