loading

iPhone 11 Rilis, Tetap Usung Eksklusivitas namun Ada yang TerlewatPosted by On October 3, 2019


Apple merilis iPhone versi terbarunya pada Selasa (10/9/2019) di California, Amerika Serikat. Raksasa produsen smartphone ini merilis 3 iPhone terbaru yakni iPhone 11, iPhone 11 Pro dan iPhone 11 Pro Max.

Ketiga ponsel ini merupakan penerus dari iPhone XR, iPhone XS dan XS Max yang rilis tahun lalu. Oleh karena itu harga yang dibandrol pun hampir sama saat pertama kali rilis, yakni Rp 9,8 juta untuk iPhone 11, Rp 14 juta untuk iPhone 11 Pro, dan Rp 15,4 juta untuk iPhone 11 Pro Max.

Dari spesifikasi, ketiga ponsel anyar Apple ini memiliki peningkatan dari segi chipset yang digunakan. iPhone 11, iPhone 11 Pro dan Pro Max menggunakan chipset Apple A13 Bionic. Penggunaan chipset baru ini dikalim lebih efisien 20 persen dan lebih cepat 30 persen dibanding versi terdahulunya A12. Ketiga ponsel juga sudah menggunakan iOs 13 serta teknologi fast charging.

Perbedaan paling mencolok terlihat pada segi kamera. Untuk iPhone 11 memiliki dua kamera belakang berlensa wide dan ultrawide 12 MP. Lalu, iPhone 11 Pro dan Pro Max punya 3 kamera belakang berlensa wide, ultrawide dan telephoto masing-masing 12 MP. Ketiga kamera iPhone 11 Pro dan Pro Max ini juga sudah bisa merekam video dengan kualitas 4K dengan frame rate 60 fps.

Buat kamera depan, ketiga ponsel kompak dibekali dengan kamera selfie 12 MP. Kamera ini punya kemampuan yang disebut “slofie”, yakni merekam video slow motion 120 fps. Tak hanya itu, kamera depan iphone anyar juga dilengkapi fitur TrueDepth yang bisa dirotasi untuk mengambil gambar landscape.

Pada ukuran layar, iPhone punya ukuran berbeda di antaranya ketiganya, iPhone 11 punya ukuran layar 6,1 inci, iPhone 11 Pro 5,8 inci dan iPhone 11 Pro Max 6,5 inci. Dengan material kaca matte bertekstur dan stainless steel dan iPhone 11 Pro Max menggunakan kaca dan aluminium, ketiga ponsel memiliki tampilan yang solid dan gagah.

Spesifikasi iPhone yang sudah sangat lengkap di atas tak bisa dipungkiri merupakan hasil kerja keras Apple selama 12 tahun terakhir. Apple pertama kali dirilis pada 2007 dan CEO Apple, Steve Jobs saat itu mengatakan jika iPhone adalah sebuah ponsel revolusioner dan terobosan baru penghubung ke dunia internet. Produk pertama yang dirilis adalah iPhone 2G. iPhone generasi pertama ini memiliki layar 3,5 inci dan single kamera 2 MP.

Apple melanjutkan merilis iPhone generasi generasi kedua dan ketiga yakni iPhone 3G dan 3Gs pada Juli 2008 dan 2009. Keduanya walaupun dirilis dengan jarak satu tahun, namun hampir memiliki spesifikasi sama. Bedanya, iPhone 3GS adalah pada segi kecepatan. S yang dibubuhkan dalam nama iPhone 3GS memiliki arti speed.

Generasi keempat dan kelima iPhone adalah iPhone 4 dan 4s yang desainnya sangat berbeda dari generasi sebelumnya. iPhone 4 dan 4S hadir dengan tampilan tipis. Berbeda dengan 3S yang memiliki arti speed pada imbuhan S di belakangnya, S dalam 4s berrti Siri, yakni sebuah intelligent personal assistant yang hadir untuk membantu pengguna.

Selanjutnya, sukses besar dengan iPhone 4, Apple kembali merilis generasi keenam dan ketujuh iPhone yakni iPhone 5, 5S dan 5C. iPhone generasi ini bukan lagi dipimpin oleh Steve Jobs, melainkan Tim Cook. Yang paling kentara dari generasi sebelumnya, tentu adalah dari segi ukuran. iPhone 5, 5S dan 5C memilik ukuran yang jauh lebih besar daripada iPhone 4 dan 4s.

Apple kembali merilis generasi iPhone selanjutnya dengan ukuran lebih besar. Yaitu adalah iPhone 6 dan iPhone 6S yang menjadi generasi kedelapan dan kesembilan. Selain mengupgarde ukuran layar menjadi yang paling besar ke 5,5 inci, Apple juga mengupgrade prosessor, kamera, jaringan LTE, Wi-Fi, serta 3 pilihan penyimpanan yakni 16GB, 64GB dan 128GB.

Perubahan besar ada pada iPhone 7 dan iPhone 7+ yang menjadi generasi ke sepuluh iPhone. Berbagai fitur baru seperti taptic engine pada home button, menghilangnya headphone jack 3.5 mm, dan penggunaan cvhipe A10 Fusion. Selanjutynya ada iPhone 8 dan 8+ yang menjadi generasi kesebelas iPhone. Namun ponsel ini tak begitu laris karena bersamaan dengan rilisnya iPhone X.

iPhone X mrupakan edisi special karena rilisnya bertepatan untuk memperingati 10 tahun Apple. Banyak penggemar yang snagat menunggu rilisnya iPhone X ini. Setahun setelahnya, iPhone juga merilis 3 ponsel lanjutan dari iPhone X, yakni iPhone XS, iPhone XS Max dan XR. Berbagai pembaruan pun disematkan menyesuaikan perkembangan terkini smartphone.

Dan pada 2019 ini, iPhone sukses merilis 3 ponsel terbarunya bertajuk iPhone 11, iPhone 11 Pro dan iPhone 11 Pro Max. Selama 12 tahun, tidak bisa dipungkiri bahwa Apple berhasil menciptakan eksklusifitas pada produknya, Para pengguna percaya bahwa produk apple dapat membuat hidup mereka lebih mudah dan menyenangkan.

Tentunya, eksklusifitas apple ini bukan dibangun sembarangan. Rahasianya ada pada strategi marketing raksasa produsen alat elektronik tersebut. Startegi marketing apple dibangun secara hati-hati dan bertahap. Salah satu cara yang dilakukan apple adalah dengan membangun pengalaman berbeda kepada penggunanya.

Inovasi apple membuat pengguna dapat melakukan berbagai hal menggunakan teknologi apple. Semua pengalaman yang dapat dirasakan pengguna terhubung dan terintegrasi dalam satu produk apple. Ke-eksklusifan Apple ini juga terlihat dalam perilisan produk anyar mereka yang kembali memilih bulan September sebagai waktu rilis.

Kembali ke perilisan iPhone 11, iPhone 11 Pro dan iPhone 11 Pro Max, selain eksklusifitas yang terlihat dari apple namun ada beberapa hal yang disayangkan tak ada dalam generasi ponsel iPhone terbaru ini, Salah satunya adalah tidak tersedianya jaringan 5G pada iPhone 11. Hal ini disayangkan banyak pihak karena produk-produk smartphone lain sudah memasang fitur tersebut.

Pihak Apple berdalih baru akan memasang fitur 5G pada 2020. Ada kemungkinan jika Apple akan membiarkan kompetitor seperti Samsung dan Huawei menguasai pasar 5G terlebih dahulu. Hal ini bertujuan Apple melihat terlebih dulu pasar 5G yang saat ini belum banyak digunakan. Para pengguna belum tahu apa gunanya 5G, sehingga tidak tersedianya 5G pada iPhone tidak akan menjadi masalah.

Selain tidak tersedianya jaringan 5G pada iPhone 11, ponsel baru iPhone ini juga menuai kontroversi dari segi desain. Untuk iPhone 11 Pro dan iPhone 11 Pro Max yang memilki 3 kamera belakang, desain kameranya dianggap aneh oleh public dan dapat menimbulkan fobia.

Menurut netizen, desain triple-kamera iPhone menyeramkan dan memicu trypophobia, yaitu sebuah gejala yang ditimbulkan karena melihat hal-hal berbentuk lubang-lubang kecil yang berdekatan. Memang belum ada penelitian yang membuktikan desain iPhone dapat menyebabkan trypophobia pda penggunanya, namun public menilai tetaplah aneh desain yang dirilis oleh Apple.

ReviewTechnology

applehargaharga iphoneiphoneiphone 11 pro maxiphone11iphone11proitunesmahalsmartphone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *