loading

Pentingnya patrolisiber.id dan Direktorat Siber digalakkanPosted by On October 3, 2019


Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri (DITTIPIDSIBER) telah meluncurkan website resmi Patrolisiber.id yang mana Patrolisiber.id merupakan pelayanan yang hampir sama dengan situs internet IC3 atau Crime Complain Center yang dimiliki oleh FBI atau Federal Bureau Of Investigation. Melalui  pelayanan ini maka para masyarakat dapat melaporkan segala hal bentuk kejahatan siber.

Kejahatan siber tidak hanya dalam bentuk pencemaran nama baik, penipuan, hoax dan yang lainnya saja. Akan tetapi para masyarakat juga dapat melaporkan mengenai penyebaran paham radikal, pornografi anak dan bentuk kejahatan siber yang lainnya. Melalui analisis yang dilakukan Direktorat siber maka kebenaran dan prioritas utama akan diungkapkan.

Pentingnya Kehadiran patrolisiber.id untuk Masyarakat

patrolisiber.id hadir untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan pada pihak Kepolisian. Karena Patrolisiber tidak hanya memberikan bantuan dalam bentuk tindakan atau penipuan saja. Akan tetapi ada banyak hal yang bisa diungkap oleh Patrolisiber untuk membela kebenaran para masyarakat.

Berikut ini pentingnya kehadiran Patrolisiber untuk masyarakat:

1. Memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan

patrolisiber.id dapat diakses secara daring (dalam jaringan/onine) yang mana hal ini memiliki tujuan supaya para masyarakat bisa melakukan pelaporan dengan cepat tanpa harus datang ke kantor secara langsung. Dengan kemudahan inilah maka para masyarakat dihimbau supaya melakukan tindakan lapor terhadap hal-hal yang menimpa dirinya.

Selain memudahkan para masyarakat, kehadiran website Patrolisiber juga memiliki tujuan supaya memberikan akses pada Badan Intelijen Kriminal karena website ini telah dipadukan laporan polisi yang telah dilakukan masyarakat secara manual. Setelah itu polisi akan mengupload dan menerima laporan para masyarakat.

2. Meminimalisir tindakan kejahatan dunia maya

Semakin berkembangnya teknologi maka penggunaan sosial media yang semakin meluas bisa dinikmati para masyarakat. Namun sayangnya kehadiran sosial media tidak terus-menerus memberikan dampak yang positif. Karena dampak yang negatif pun seringkali terjadi yang disebabkan karena sosial media.

Dengan adanya Patrolisiber Direktorat Siber yang terbentuk dapat meminimalisir tindakan kejahatan dunia maya atau dunia siber. Sementara Direktorat Tindak Pidana ini memiliki tugas untuk melakukan law enforcement pada tindakan kejahatan hukum dunia siber. Tindakan kejahatan dunia siber yang seringkali terjadi menjadikan Polri mengembangkan kapasitas melalui perubahan struktur baru dari subdit menjadi direktorat.

3. Polisi lebih mudah menindaklanjuti kejahatan

Melalui patrolisiber.id, maka akan memudahkan polisi dalam menindaklanjuti kejahatan. Dengan begitu maka polisi tidak akan kewalahan untuk mengantisipasi tindakan dunia siber. Misalnya seperti motif ekonomi penipuan, kebencian, terorisme maupun perjudian online. Dengan adanya Patrolisiber dan Direktorat Tindak Pindana Siber ini maka menjadikan masyarakat tidak takut untuk berbicara.

Masyarakat bebas untuk berbicara asalkan tetap menghormati hukum. Masyarakat juga tidak boleh asal berbicara yang dapat melukai perasaan orang lain baik itu melakukan fitnah maupun merendahkan martabat orang.

4. Sebagai satuan wadah kerja Polri

patrolisiber.id dijadikan sebagai satuan wadah pada kerja Polri misalnya seperti divisi humas, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim, keamanan, Badan Intelijen, dan juga Detasemen khusus 88 antiteror. Untuk semua anggota ini dapat saling bertukar informasi untuk lebih mudah dalam mempersempit tindakan kejahatan yang sering mengintai para masyarakat.

Jenis Kejahatan yang Dapat dilaporkan Pada Direktorat Tindak Pidana Siber

Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa para masyarakat dapat melaporkan segala hal bentuk yang sekiranya dapat merugikan atau membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Namun dengan catatan tidak melukai hati orang lain atau merendahkan martabat pihak lain. Ada banyak bentuk kejahatan yang bisa dilaporkan melalui Direktorat Tindak Pidana Siber, yaitu:

1. Pencemaran nama baik

Pencemaran nama baik yang bisa merugikan dapat ditindaklanjuti melalui pelaporan ke polisi siber. Anda bisa menceritakan mengenai penyebaran nama baik tersebut kepada pihak Kepolisian secara rinci dan disertai dengan bukti yang mendukung. Setelah itu pihak kepolisian akan mencari informasi sesuai dengan kasus Anda kemudian menindaklanjuti kasus yang sedang menimpa Anda.

2. Penyebaran berita bohong atau hoax

Sesuai dengan Undang-Undang pasal 34 UU ITE yang berisi mengenai penyalahgunaan perangkat atau alat. Sama halnya dengan penyebaran berita bohong melalui sosial media yang dapat ditindaklanjuti karena hal ini termasuk sebagai tindakan kejahatan siber. Berita hoax yang disebarkan dapat menimbulkan kerisauan, kekacauan, dan dapat merugikan pembacanya.

Untuk meminimalisir tindakan kejahatan dalam penyebaran berita hoax maka pihak Kepolisian akan mempersempit ruang gerak para pelaku penyebar berita bohong melalui Patrolisiber. Dengan cara ini maka pelaku penyebar berita hoax akan memiliki rasa takut dan jera dalam menyebar berita palsu.

3. Penipuan

Penipuan yang dilakukan oleh seseorang dalam bentuk apapun masuk sebagai tindak pidana yang tidak boleh diabaikan begitu saja. Tindakan penipuan sekecil apapun itu, jika terus menerus dibiarkan maka akan menjadi lebih membabi-buta. Untuk mengatasi hal ini maka pihak Kepolisian melakukan cara untuk meminimalisir adanya tindakan penipuan.

Penipuan seringkali terjadi melalui situs online misalnya seperti pinjaman online atau tindakan penipuan lain yang bersumber dari sosial media dan masih banyak lagi penipuan yang seringkali terjadi. Para masyarakat dihimbau untuk tidak terlalu mudah percaya dengan orang yang baru dikenalnya melalui sosial media supaya tidak terjadinya tindakan penipuan.

4. Perjudian

Seperti yang sudah Anda ketahui bahwa perjudian di negara Indonesia sangat dilarang keras oleh hukum dan pemerintah. Jika hal ini terus dilanggar maka pihak polisi tidak akan diam saja, namun perjudian yang dapat merugikan ini akan segera ditangani dan untuk mempersempit ruang gerak para pelaku judi maupun bandar judi.

Dalam menjaga masyarakat Direktorat Tindak Pidana Siber memiliki tugas dan tantangan yang jauh lebih besar. Hal ini dikarenakan adanya tindakan kejahatan yang semakin merajalela baik itu dalam bentuk penipuan, terorisme, pencemaran nama baik, narkoba, pelecehan seksual dan masih banyak lagi. Sementara kebanyakan tindakan kejahatan tersebut dilakukan melalui ranah siber.

5. Narkoba

Barang haram yang dilarang beredar di negara Indonesia yaitu narkoba. Banyak para remaja Indonesia yang menghabiskan masa mudanya dengan narkoba, padahal penggunaan narkoba dapat berdampak buruk bagi penerus bangsa. Melihat hal ini pihak kepolisian tidak dapat berdiam di tempat, karena harus memberantas narkoba yang seringkali mengintai para remaja.

Penggunaan narkoba berakibat buruk pada masa depan karena bisa membuat para pecandu narkoba kecanduan dan angka tingkat kematian yang semakin tinggi. Demi menjaga anak bangsa maka narkoba di Indonesia harus diberantas supaya tidak ada lagi anak muda yang yang lari ke penggunaan barang haram tersebut dan menjadi korban dari dampak buruk narkoba.

Meskipun cara yang dilakukan ini tidaklah mudah namun setidaknya Direktorat Siber yang dibentuk dapat membantu untuk meminimalisir Penyebaran narkoba di Indonesia. Hal ini dikarenakan penggunaan Sosial Media memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap masa depan bangsa.

ClassCulinaryFictionReviewScientificTechnologyTutorialVideo

BareskrimBareskrim PolriCyberCybercrime PolriDirektorat SiberDIrektorat Tindak Pidana SiberDIttipidsiberFBIitekejahatan siberpatrolisiber.idPenipuanpolisi siberpolripornografisiber polriUU-ITE

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *