loading

Berbagai Fakta dan Pertimbangan Pemindahan Ibukota Negara IndonesiaPosted by On November 8, 2019


Saat ini sudah beredar wacana bahwa Pemerintah Indonesia akan memindahkan Ibukota Negera ke daerah lain di Indonesia. Wacana tersebut dibuktikan dengan pembangunan yang semakin gencar. Wacana mengenai pindah ibukota ini sudah diusulkan oleh Presiden Jokowi dalam rapat terbatas yang diadakan pada tanggal 29 April 2019 yang lalu. Sebenarnya, rencana pemindahan ibukota ini sudah beberapa tahun yang lalu namun belum ada kejelasanya.

Studi Komparasi Negara yang telah Memindahkan Ibukotanya 

Di tahun 2019 ini, wacana pemindahan ibukota DKI mulai muncul kembali. Rencana pemindahan tersebut bukan karena tidak ada alasan yang mendukung. Melihat sudah banyak negara lain yang memindahkan ibukotanya ke daerah lain untuk meningkatkan kinerja pemerintahan, antara lain:

Tazmania

Negara Tazmania mempunyai ibukota yang pertama yaitu Pesisir Dar es Salaam. Pada tahun 1973, pemerintah memutuskan untuk memindahkan ibukota ke Dodoma yang merupakan kawasan pedalaman. Hingga sekarang ini pemindahan ibukota tersebut masih dilakukan karena sebagian besar kementrian dan kedutaan besar masih bertahan di ibukota yang lama yaitu Pesisir Dar es Salaam.

Rusia

Rusia mempunyai ibukota di Moskow. Sebelumnya Rusia pernah pindah ibukota sebanyak dua kali. Moskow menjadi ibukota pertama bagi Rusia. Tahun 1712, pemerintah memutuskan untuk memindahkan ibukota ke St. Petersburg. Karena St. Peterburg mempunyai akses ke Eropa. Tahun 1918, pemerintah akhirnya mengembalikan ibukota Rusia ke Moskow kembali.

Myanmar

Negara Myanmar pernah melakukan pemindahan ibukota. Ibukota sebelumnya adalah daerah Yangoon dan pada tahun 2005, pemerintah memindahkan ibukotanya ke kota Naypyidaw dan pada tanggal 27 Maret 2006 bertepatan dengan ulang tahun angkatan bersenjata Myanmar meresemikan pergantian ibukota negara baru tersebut.

Inggris

Inggris merupakan negara industri yang maju. Pada mulanya, London bukan ibukota dari negara Inggris. Sebelum London menjadi ibukota, kota Winchester adalah ibukota Inggris. Tahun 1066 pemerintah memutuskan untuk memindahkan ibukotanya ke London.

Brazil

Brazil juga salah satu negara yang melakukan pemindahan ibukota. Kawasan Rio de Janeiro pernah menjadi ibukota dari negara Brazil ini. Kawasan tersebut pasti sangat terkenal di kalangan pecinta sepak bola. Pada tahun 1960, pemerintah memutuskan untuk memindahkan ibukota Brazil ke kota bernama Brasilia.

Australia

Negara Australia mempunyai ibukota pertama yaitu Melbourne. Pada tahun 1911, pemerintah mengadakan pemilihan ibukota dengan catatan kota yang menang harus memiliki taman kota yang besar dan luas. Hingga akhirnya, kota Canberra terpilih menjadi ibukota Australia menggantikan Melbourne karena memenuhi syarat yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Pakistan

Tahun 1959, Pakistan memutuskan untuk pindah ibukota ke Islamabad. Sebelumnya ibukota Pakistan adalah Karachi. Dalam proses pemindahan tersebut dibutuhkan waktu yang cukup lama. Karena Islamabad harus dibangun dan dialihfungsikan sebagai ibukota negera. Tahun 1961, akhirnya pembangunan ibukota baru selesai dan Islamabad resmi menjadi ibukota Pakistan.

India

Sebelumnya, ibukota India adalah Delhi. India melakukan pemindahan ibukota dan berjalan dengan lancar karena letak kedua daerah tersebut tidak terlalu jauh sehingga mudah diakses oleh transportasi dan sebagainya. Dan sekarang ibukota India adalah New Delhi.

Pantai Gading

Pemerintah Pantai Gading memindahkan ibukotanya sudah empat kali. Ibukota negara yang pertama adalah Grand Bassam, lalu dipindah ke Bingerville, dari daerah tersebut dipindahkan lagi ke daerah Abidjan dan yang terakhir hingga sekarang ini ibukota Pantai Gading adalah Yamossoukro.

Nigeria

Nigeria juga pernah melakukan pemindahan ibukota. Ibukota pertama Nigeria adalah Lagos. Pada tahun 1980, pemerintah memutuskan untuk memindahkan ibukota dan membangun kota baru untuk menggantikan Lagos tersebut. Kota baru yang menjadi ibukota tersebut adalah Abuja dan resmi menjadi ibukota pada tanggal 12 Desember 1991.

Melihat banyak negara lain yang melakukan pemindahan ibukota, tahun 2019 ini Indonesia juga dikabarkan akan melakukan pemindahan ibukota. Ibukota Indonesia resmi akan dipindahkan dari Jakarta ke sebagian kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara tepat di provinsi Kalimantan Timur. mulai dari risiko bencana hingga lokasi calon ibukota baru yang terlatak ditengan Indonesia.

Pertimbangan Mendasar Mengapa Jakarta Harus Melepas Status DKI

Pertimbangan utama pemindahan ibukota adalah faktor bencana. Dalam konferensi pers yang diadakan di Istana Kepresidenan Jakarta, Presiden menerangkan bahwa rencana pemindahan ibukota sudah direncanakan sejak lama. Rencana tersebut sudah ada sejak era Presiden pertama Indonesia yaitu Soekarno. Indonesia belum pernah menentukan dan merancang sendiri ibukotanya sehingga Jokowi mengemukakan alasan pemindahan ibukota tersebut.

Pertama, DKI mempunyai beban yang sangat berat. Mulai dari sebagai pusat pemerintahan, pusat bisnis, pusat perdagangan, pusat keuangan hingga pusat jasa. Bahkan bandar udara hingga pelabuhan laut terbesar di Indonesia berada disana. Sehingga Jakarta mempunyai banyak aktivitas dan penduduk yang sangat padat.

Kedua, beban pulau Jawa yang semakin berat. Penduduk Indonesia sebagian besar bahkan hingga 54% dari total penduduk Indonesia berada di pulau Jawa. Pulau Jawa menjadi sumber ketahanan pangan ditambah lagi dengan ibukota pemerintahan yang ada di pulau Jawa. Dengan total pendanaan untuk ibukota baru kurang dari Rp. 466 triliun dengan 19% pendanaan berasal dari APBN.

Ketiga, risiko bencana bisa diminamalkan. Baik itu bencana banjir, tsunami, gempa bumi, kebakaran hutan, tanah longsor hingga gunung berapi. Dari segi geografis, provinsi Kaltim merupakan salah satu daerah yang tidak dilewati oleh pertemuan lempeng bumi sehingga jarang terjadi gempa dan sebagainya.

Keempat, lokasi pemindahan ibukota baru ke Kalimantan Timur dinilai stategis karena berada di tengah Indonesia. Sehingga berdekatan dengan wilayah perkotaan yang sudah berkembang yaitu kota Balikpapan dan kota Samarinda. Selain itu, lokasi tersebut mempunyai infrastruktur yang lengkap.

Terakhir, ibukota baru sudah mempunyai persediaan lahan yang dikuasai oleh pemerintah dengan luas 180 ribu hektar. Sehingga dengan pemindahan tersebut dapat mengurangi kesenjangan pulau Jawa dengan luar Jawa. Pemerintah akan membangun industrialisasi di luar Jawa dengan basis hilirisasi sumber daya alam.

Masalah yang terjadi di Jakarta tersebut dikarenakan besarnya beban yang diberikan terutama perekonomian Indonesia kepada pulau Jawa dan Jakarta. Sehingga banyak terjadi kesenjangan ekonomi antara pulau Jawa dengan pulau di luar Jawa terus meningkat. Oleh karena itu, pemerintah melakukan kajian mendalam selama tiga tahun terakhir.

Hasil kajian tersebut menyimpulkan bahwa lokasi ibukota baru yang paling ideal adalah di sebagian kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara yang berada di provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah. Kedua provinsi tersebut pernah ditinjau sebelumnya oleh Presiden dan terdapat beberapa lokasi penting yaitu Bukit Soeharto di kawasan Taman Hutan Raya.

Pertimbangan pemindahan DKI tersebut akan direalisasikan mulai tahun 2019 ini. Saat ini pemerintah sedang membangun dan menyiapkan berbagai infrastruktur yang dibutuhkan. Karena pemindahan ibukota memerlukan waktu yang cukup lama dan biaya yang tidak sedikit. Dengan pemindahan ibukota tersebut diharapkan dapat meningkatkan perekonomian Indonesia dan mengurangi kesenjangan di pulau Jawa dan pulau lain diluar Jawa.

Technology

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *